Model FDJ Chasandra Symbol

Turut Berduka Cita Atas meninggalnya Ko Tan Franky Irawan DSX


Tan Frengky tewas tergeletak di tengah jalan.
Diduga Sakit Jantung, Master DJ Tewas di Tengah Jalan
SURABAYA (Realita) - Mengejutkan, seorang pria bertubuh gemuk ditemukan tewas di jalan raya Manyar Kertoarjo No.77 Surabaya, dini hari tadi sekitar pukul 03.00 Wib. Ditemukan dalam keadaan terlentang, dan di samping tubuh korban terdapat mobil Honda CRV bernopol L 17 SX.

Saat petugas mengetahui kejadian tersebut, kemudian segera bergegas menuju ke lokasi. Setibanya dilokasi, pria tersebut sudah dalam keadaan terlentang tepat di samping mobilnya. Tak hanya itu saja, petugas juga melihat banyak muntahan-muntahan di samping tubuh korban. Saat di periksa identitasnya oleh petugas, korban bernama Tan Frengky Irawan, 44 warga Jl. Ngagel 77 C atau alamat rumah Perum Kenjeran Permai 512 Surabaya. "Di dalam mobil juga ditemukan kotak obat (belum teridentifikasi obatnya).

Informasinya, korban adalah master of DJ (guru les para calon DJ)," ucap Kapolsek Gubeng, Kompol Edo S Kentriki, Sabtu (5/3/2016).

Sementara itu, informasi yang dihimpun Realita.co, dari keterengan istri korban yang bernama Eka Sujarwati, 34 bahwa korban memiliki riwayat sakit jantung dari tahun 2006 dan memasang ring satu di jantungnya. Tak hanya itu saja, korban setiap kali merasa kesakitan pada jantungnya, ia selalu menggunakan obat-obatan untuk mengatasi sakitnya tersebut.

"Korban didapati meninggal pada saat mengendarai mobil dan ketika di depan RM (Rumah makan) pantai jalan raya Manyar Kertoarjo no 77, korban kemudian berhenti dan keluar dari mobil, hingga akhirnya meninggal di samping mobilnya (tersebut, red)," terang Edo.

Hingga sampai saat ini, jasad korban masih di KM RSU dr.Soetomo Surabaya. Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. "Penyebab pasti tewasnya korban, masih dalam penyelidikan Polsek Gubeng, serta masih menunggu hasil otopsi," pungkas Edo.zan
http://www.realita.co/index.php?news=Diduga-Sakit-Jantung,-Master-DJ-Tewas-di-Tengah-Jalan~3b1ca0a43b79bdfd9f9305b8129829628aa76123b0d33eacf13ffbdd86af9f17

Jantung Kumat, Warga Ngagel Tewas di samping Mobil

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Warga di sekitar jalan Manyar, Surabaya Sabtu pagi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang sudah tidak bernyawa. Diketahui pria tersebut bernama Frangky Irawan, warga Jalan Ngagel 77C, Surabaya.
Saat ditemukan posisi pria yang berprofesi sebagai guru di sekolah master of DJ (guru les para calon DJ) ini daalam keadaan terlentang di depan restoran Pantai Seafood, jalan raya Manyar Kertoarjo no 77 dan disamping tubuh korban ada mobil Honda CRV nopol L 17 SX.
Kapolsek Gubeng Kompol Edo, S. Kentriko saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat guru les DJ tersebut. Diduga korban mempunyai penyakit jantung dan saat itu sedang kambuh.
"Dugaan sementara dikarenakan gagal jantung. Kita juga ditemukan muntahan di TKP. Dan didalam mobil juga ditemukan kotak obat namun belum teridentifikasi obat jenis apa dan masih dalam penyelidikan Polsek Gubeng," jelas Edo,Sabtu (05/03).
Kini jasad sudah dibawa ke Kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya guna mencari penyebab pasti tewasnya korban, Serta masih menunggu hasil otopsi. (eko/ns)
http://www.bangsaonline.com/berita/20146/jantung-kumat-warga-ngagel-tewas-di-samping-mobil

Ini Cita-cita Disc Jockey Senior Jatim sebelum Meninggal Dunia di Pinggir Jalan


Ke akrapan dengan pada murid dari sebelah kiri DJ Artha Glow, Wandi, DJ Angel, dan yang berpelukan DJ Stephany

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua Persatuan Disk Jockey Indonesia (PDJI) Jatim, Franky Irawan (44), memiliki cita-cita sebelum meninggal di pinggir Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Sabtu (5/3/2016) sekitar pukul 02.30 WIB.
Sesepuh disjoki (serapan baku untuk disc jockey) Jatim ini berniat mempersatukan dua kubu DJ, yaitu DJ selatan dan DJ funky kota (funkot).
Cita-cita korban ini dikemukakan teman korban, Fredi Kurniawan.
Menurutnya, korban berniat mempersatukan dua kubu itu sejak dipercaya menjadi Ketua PDJI Jatim sekitar enam bulan lalu. Saat ini dua kubu DJ tersebut sudah hampir bersatu.
“Untuk menghormati almarhum, saya dan DJ lain berharap berhasil,” kata Fredi.
Frangky bergelut dalam dunia DJ sudah sejak 1992 silam. Karena sudah lama berkecimpung dalam dunia DJ, Frangky pun dituakan di kalangan DJ, terutama di Jatim.
Meskipun sudah menjadi senior, Frangky tidak canggung berbaur dengan DJ muda. Bahkan Frangky sering membagi ilmu dan pengalamannya kepada DJ muda.
http://surabaya.tribunnews.com/2016/03/05/ini-cita-cita-disc-jockey-senior-jatim-sebelum-meninggal-dunia-di-pinggir-jalan

Perkara SMS Bernada Kasar, Franky Hajar Selingkuhan


KRIMINALITAS.COM, Surabaya – Hanya gara-gara SMS (short message service) bernada keras, pasangan Tan Franky Irawan, warga Jl. Kenjeran dan Dewi AP yang tengah dimabuk asmara ini tiba-tiba saja sudah baku hantam tidak karuan usai berkaraoke. Karuan saja, akibat pertarungan yang tidak seimbang ini, sang pacar harus menderita luka robek di kepala hingga harus mendapatkan beberapa jahitan.
Hal ini lah yang terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (29/12). Dalam sidang, terdakwa Tan mengakui jika dirinya memang memukuli pacarnya tersebut. Hal itu dilakukannya pada saat ia tengah mabuk berat.
Ia beralasan terpaksa melakukan pemukulan karena sebelumnya, korban mengirimkan sms dengan kata-kata kasar padanya.
“Saat itu ia mengirimkan SMS dengan kata-kata kasar. Itulah yang membuat saya kesal,” pungkasnya.
Tak ingin berlama-lama dalam suasana tak enak, ia pun mengajak sang pacar untuk bersenang-senang. Pilihannya,  berkaraoke dan bermabuk mabukan. Namun sayang, saat di bawah pengaruh alkohol tersebut, emosi terdakwa kembali muncul. SMS korban pun kembali diungkit terdakwa. Hal inilah yang memicu pertengkaran mulut antara keduanya, hingga akhirnya berakhir dengan perkelahian fisik.
“Saya tidak ingat berapa kali mukuli dia. Saat itu saya sedang mabuk,” ujarnya.
Namun, dari hasil visum diketahui, akibat pemukulan yang dilakukan terdakwa, korban menderita luka robek di dahi sebelah kanan, dan memar-memar di beberapa bagian tubuhnya.
Saat didesak oleh Ketua Majelis Hakim Imam Khanafi terkait dengan masalah yang sesungguhnya, terdakwa mengaku jika hal itu dipicu oleh perselingkuhan yang selama ini dijalaninya bersama korban. Selama setahun ini, dirinya memang berselingkuh dengan korban. Meski, ia sudah memiliki satu istri dan dikaruniai seorang anak.
“Sudah setahun saya berselingkuh dengan dia,” ujarnya.
Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haris Widiasmoro menyatakan siap melakukan penuntutan terhadap terdakwa yang selama ini memang tidak ditahan.
“Minggu depan kita siap tuntutan. Terdakwa kita jerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan,” tegasnya.
(Bayu Mahameru)
http://kriminalitas.com/kesal-disms-kasar-selingkuhan-dihajar/

2 komentar

Bisa gak artikel tentang Almarhum di delete aja? Apa pantas juga dilihat postingan seperti ini?

kurang kerjaan? apa obsesinya jadi presenter gosip ya?


EmoticonEmoticon